Tuesday, April 19, 2011

Tips Menulis Disertasi

Tidak seperti persyaratan pascasarjana lain, disertasi tidak memiliki batasan yang didefinisikan dengan jelas, dan ruang lingkup serta isinya sangat tergantung pada anda. Hal ini membuat tugas ini lebih menantang daripada bagian lain dalam kuliah pasca anda, dan juga berarti lebih berharga bagi anda. Banyak mahasiswa pasca sarjana menemukan tugas menulis disertasi adalah tugas yang paling sulit, bukan secara intelektual, tetapi secara psikologis – sulit untuk tahu dimana harus mulai dan apakah anda melakukannya dengan benar. Saran dibawah berfokus pada menghadapi berbagai kendala jenis ini. Dalam bahasan selanjutnya, kami mengasumsikan kalau anda telah mengumpulkan data namun belum melakukan analisa detail, walau dalam banyak kasus anda harus menyelesaikan beberapa analisa pendahuluan untuk prospektus disertasi anda.
Susunlah jadwal bersama pembimbing anda.
Tergantung pada kultur jurusan anda dan filosofi pembimbing anda, anda dapat bekerja hampir independen sepenuhnya atau sangat dekat dengan pembimbing dan/atau anggota komite lainnya sepanjang proses disertasi. Anda harus bicara dengan pembimbing anda sejak awal mengenai jadwal pertemuan, penulisan dan konsultasi yang ia sarankan. Bangun tenggat waktu yang jelas sejak awal – pembimbing anda tidak mesti meminta anda memenuhi tenggat waktu ini, namun dengan memiliki jadwal, anda akan memperoleh tujuan untuk dicapai dan akan memecah tugas-tugas panjang menulis disertasi menjadi potongan-potongan yang dapat dilaksanakan.
Carilah Rekan Menulis.
Banyak mahasiswa merasa terbantu dengan pertemuan berkala dengan satu atau lebih mahasiswa pasca sarjana lainnya yang bekerja dalam proyek terkait (di jurusannya atau jurusan lain). Intinya adalah bertukar bab atau potongan bab dan saling memberikan masukan. Hal ini berguna khususnya bila pembimbing anda mengambil pendekatan kerjasama. Ia akan memberi anda tenggat waktu pertemuan dan saran bermanfaat dari pembaca yang mungkin memiliki sudut pandang berbeda dari komite anda. Agar strategi ini bekerja, penting untuk menemukan orang yangbenar-benar dapat anda percaya dan dapat bekerja dengan baik. Sebagai alternatif, anda bisa menghubungi kami di penulisdisertasi@gmail.com.
Mengembangkan jaringan pendukung yang luas.
Penting untuk independen dalam mengerjakan disertasi, namun penting juga kalau mampu meminta bantuan saat anda membutuhkan. Sebagian orang dapat menjawab pertanyaan tertentu anda, jadi anda dapat memperlakukan profesor atau sesama mahasiswa pasca sebagai panel pakar yang dapat anda hubungi untuk mengkonsultasikan isu tertentu. Sebagian besar orang senang menjawab pertanyaan di bidangnya, sejauh anda tidak menyia-nyiakan waktunya.
Sebagian universitas meminta atau mengizinkan satu anggota komite berasal dari universitas lain. Hal ini sangat disarankan bila terjadi dalam situasi anda, bukan hanya untuk memastikan kalau disertasi anda dibaca oleh kalangan intelektual yang lebih luas namun juga menciptakan jaringan sosial dengan sarjana di tempat lain, yang akan berharga baik secara intelektual maupun profesional sepanjang karir anda.
Cari sumber dukungan psikologis lain.
Ada banyak industri bantuan dukungan akademis seperti buku, pelatihan dan bahkan jasa penulisan disertasi seperti PenulisDisertasi.blogspot.com. Silakan periksa perpustakaan, toko buku, internet, jadwal pelatihan di kampus atau hubungi kami di penulisdisertasi@gmail.com
Ciptakan Struktur.
Mulai dengan semacam skema organisasi, yang idealnya telah anda kembangkan dalam proposal disertasi. Anda tidak harus bertopang padanya, namun ia memberi struktur yang dapat anda pasang. Ini mungkin terdengar prematur, khususnya bila anda belum melakukan banyak analisa, tapi anda selalu dapat mengubahnya, dan ia membantu dalam cara anda memikirkan proyek. Buat sketsa dasar daftar isi disertasi, dan saat anda mulai bekerja pada datanya anda dapat menggerakkan data ke berbagai bab. Dengan cara ini, ketika anda menulis tiap bab, anda akan mampu menyusunnya kembali relatif cepat dan memiliki naluri waktu yang baik. Jika anda merasa tidak mampu menyusun bab-bab saat ini, lalu duduk dengan data anda dan buatlah daftar 20 hingga 50 tema atau isu yang ingin anda bahas. Lalu mulailah mengelompokkannya hingga bentuk disertasi mulai muncul. Beberapa hal mungkin tidak cocok, namun anda selalu dapat memasangnya menjadi artikel terpisah, sehingga teruskan dan tandai tema-tema tersebut.


No comments:

Post a Comment

Post a Comment